Jalan setan pilihan kita

H-4, 4 September 2018

Tsumma sabila yassaro. Tuhan memudahkan jalan hidup manusia. Tapi manusia memilih jalan yang ditawarkan setan. Jalan setan punya tanda, jika kita terus menerus dalam kesenangan, maka kemungkinannya ada dua : kita menarik diri dari perjuangan sosial, atau kita sedang dalam istidraj. Apa itu istidroj? Dibiarkan oleh Tuhan dalam kesesatan. Dijorna. Tak dianggap ada.
Mengapa? Karena jalan hidup yang Tuhan 'capek-capek' buatkan dengan mudah, justru kita tolak. Seperti seseorang yang capek-capek membuatkan perahu atas permintaan kekasihnya, setelah dibuatkan, dia justru memilih berlayar dengan orang lain karena alasan perahu kita jelek. Ah, nikmatnya.

Post a Comment

0 Comments